modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru

modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru 2014 keren

Untuk anda yang memiliki motor yamaha vixion dan berencana ingin merubah penampilan motor anda / modif motor vixion anda, saya sare beberapa poto untuk inspirasi anda dalam mempercantik tampilan motor vixion

modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru
 modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru

modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru
 modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru

modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru
 modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru

modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru
 modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru

modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru
 modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru

modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru
 modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru

modifikasi vixion - Gambar modifikasi motor vixion terbaru

Cara Membuat Motor Drag 4 Tak

Motor Drag Race Sudah tidak asing lagi, hampir di seluruh penjuru kota di tanah air ini ada yang menyukai motor Drag. Kali ini saya tidak akan membahas apa itu motor Drag karna kalian semua pasti sudah tau,kali ini saya akan membahas cara membuat motor drag dengan mesin 4 tak. Berikut ini saya akan berikan sedikit tips cara mebuat motor drag dari pengetahuan dan pengalaman saya saya punya




  1. Tentukan dahulu motor yang hendak di jadikan motor drag untuk Resmi atau Liar, Jika resmi kam harus mengikuti peraturan sesuai kelas masing masing terkecuali mau bikin Full / FFA atau hanya untuk semi
  2. lakukan Bore Up / menaikan CC motor sesuai kelas atau sesuai yang anda inginkan, sangat mustahil jika sebuah mesin dapat melaju kencang dengan perubahan 100% tanpa menaikan volume ruang bakar (CC), saya ambil contoh motor Jupiter z dengan diameter piston std 51 mm ya cukup lah ganti dengan diameter 58,5 punya piston sonic atau 63,5 punya CBR 150 tapi ingat harus di sesuaikan dengan lintasan, jika untuk harian (semi) cukup gunakan 58,5
  3. Noken As, sangat percuma sekali jika telah di bore up, part lainya serba racing tetapi noken as sendiri memakai Original / STD, karena disinilah kuncian motor 4 tak dalam menghasilkan tenaga. Untuk Noken as bisa di ganti merk Racing atau di bubut (Costum) untuk mengejar LIFT dan  DURASI yang mebutuhkan tenaga profesional dalam mengerjakan nya, kalo asal bubut nanti motor bukan nya kencang tapi malah loyo yang lebih parah bisa mentok, jebol deh mesin :D

  4. Porting IN dan EX, ini juga salah satu kunci dari sebuah mesin motor 4 tak, karena pada bagian ini udara dan bahan bakar masuk kedalam mesin yang kemudian di buang setelah memalui proses pembakaran sehingga menghasilkan tenaga untuk menggerakan roda, Dalam porting tidak lah harus selalu mempunyai lubang yang besar tetapi pas tepat sesuai spek yang lainya dan juga yang tak kalah penting dalam membuat porting yaitu bebas hambatan.
  5. KLEP / VALVE, ialah sebuah logam yang bertugas buka tutup bahan bakar dan sisa pembakaran, dalam hal ini perbesar diameter Klep wajib jika telah melakukan bore up, pada bagian ini juga menentukan karakter mesin 4 tak yang anda buat, ukuran klep ideal sesuai pabrikan ialah klep in 50% dari diameter piston, dan klep ex ialah 80% dari klep in.
  6. Karburator, Inilah sang proklamator bahan bakar :D, kenapa ? karena karburator yang bertugas seberapa banyak udara dan bahan bakar yang masuk kedalam mesin yang selanjut nya di bakar yang menghasilkan tenaga, pada bagian ini sebaiknya gunankan diameter venturi karbu yang besar dari STD atau saya mempunyai patokan yaitu cukup 80-90% dari diamter Klep IN, jika menggunakan karbu STD Reamer lah venturi karbu paga bagian atas nya, dan ingat karbu harus ORI (yang bagus jangan KW)
  7. Pengapian, Pada bagian ini lebih fokus kepada CDI, Kebanyakan motor yang keluaran terbaru yaitu adanya limit pada CDI salah satu mengatasi nya ialah gunakanlah CDI racing. Bukan hanya menghilangkan limit saja tujuan dari menggunakan CDI racing namun yang terpenting ialah kurva pengapian dan timing pengapian juga bisa di setting sesuka kita (lebih maju / mundur)
  8. Kopling, Sangat terasa percuma jika point 1 samapi 7 telah di lakukan tetapi kopling di abaikan , karena tenaga yang besar dihasilkan dari pembakaran yang besar tidak dapat di salurkan kopling menuju roda(rasio) karena Slip kopling, dalam hal ini bisa mengganti plat kopling menggunakan racing, perkopling racing, dan kalo mau ganti rumah kopling dengan per 6 yang sekarang sudah banyak produk racing
  9. RASIO ( GIGI SUSUN), pada bagian ini adalah bumbu pelengkap membuat motor anda kencang sempurna karena pada bagian inilah yang mengatur percepatan motor anda untuk melaju kencang. Pada point ini gunakanlah RASIO yang Close Ratio. mungkin akan saya jelaskan lain kali jika saya lagi mut :D
  10. Knalpot, Gunakan lah knalpot yang free flow, knalpot racing
Mungkin hanya itu yang bisa saya share sesuai pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki, mohon maaf jika ada kesalahan dalam materi dan dalam kata kata.

Modifikasi Motor Tiger Lama / Revo, Meningkatkan Performa Mesin

Meningkatkan Performa Mesin Motor Tiger / Modifikasi Motor Tiger Lama & Revo

Tiger merupakan motor keluaran honda yang legendaris sampai saat ini di seluruh penjuru indonesia banyak yang menggunakan Tiger dan sekaligus menjadikan motor kesayangan nya, termasuk saya cinta pada motor ini :).

Bagi anda yang memiliki motor tiger atau yang pernah menggunakan motor tiger pasti anda merasakan performa dari mesin yang kurang jika di banding dengan motor lainya, masa motor yang mempunyai kapasitas 200 CC sering di buli sama motor yang CC nya lebih kecil di bawah tiger, bagi anda speedlovers ( doyan ngebut seperti saya :D ) ini menjadi masalah besar, nah bagai mana cara meningkatkan akselerasi dan topspeed motor tiger ini ? berikut ini saya akan jelaskan dan berbagi pengalaman saya.

  • Naikan Kompresi dengan cara ganti diameter piston yang lebih besar, gunakan piston Dome / jenong. Yang saya aplikasikan pada motor saya ialah dengan piston Tiger OS 150 ( diameter 65 mm).
    Pada langkah ini untuk meningkatkan akselerasi motor tiger / lebih galak.
  • Noken AS,  rubah lift dan durasi untuk meningkatkan akselerasi dan toop speed.
    pada bagian inilah kunci yang terpenting harus pas dalam modifikasi noken as, jika pas dapat meningkatkan tarikan atas bawah atau bisa juga beli noken as racing yang tinggal pasang.
  • Porting, proting meliputi IN dan EX. Biasa nya sih di perbesar namun tidak penting seberapa besar yang penting bebas hambtan ( free flow ) agar bahan bakar masuk lebih lancar dan cepat masuk kedalam mesin yang selanjutnya untuk di bakar oleh busi.
  • Karburator, Pastikan keadaan karburator anda dalam keadaan normal, untuk bagian ini bisa di modifikasi dengan cara di reamer atau ganti dengan karburator Racing seperti karburator Ninja, PE,PWK tapi ingat harus yang ori.
  • Knalpot, gunakanlah knalpot free flow atau knalpot racing biar lebih gahar dan mantap :D
    Blar Blaar Blaar :D
Mungkin itu yang telah saya aplikasikan pada motor saya cukup meningkatkan akselerasi dan toopspeed motor tiger saya. mungkin peningkatan sekitar 40 %

modifikasi / membuat OIL COOLER motor Honda CB, GL, Tiger

cara modifikasi / membuat OIL COOLER motor Honda CB, GL, Tiger

Seperti kita telah ketahui oil cooler merupakan teknologi untuk pendinginan mesin, atau mirip radiator lah tetapi berbeda cara kerja nya dengan radiator namun memiliki fungsi yang sama yaitu mendinginkan mesin / mempercepat pendinginan mesin.

Mesin dengan Oil Cooler lebih efektif jika di bandingan dengan Air Cooler / pendingin udara ( mesin biasa ) karena oli yang berputar dan panas yang ada di dalam mesin akan di dinginkan dengan cara oli naik keluar menuju tabung ( mirip radiator ) dan kembali menuju kedalam mesin.

Prinsip kerja mesin dengan teknologi pendinginan Oil Cooler yang saya ketahui adalah OLI (OIL) yang bersirkulasi dalam mesin akan di keluarkan menuju selang, lalu tabung (mirip radiator) yang berbahan dari almunium / stainless yang kemudian tabung yang berisi OLI akan tertiup angin lalu panas yang terjadi pendinginan OLI dan OLi di kembalikan kedalam mesin, Mungkin itu dari prinsip kerja nya.

Berikut ini saya akan berikan contoh OIL Cooler yang saya buat / modifikasi pada motor kesayangan saya Honda Tiger ( sama untuk di aplikasi pada motor CB, GL series ).

 OIL COOLER motor Honda CB, GL, Tiger
1.Inilah hasil akhir yang saya buat

 OIL COOLER motor Honda CB, GL, Tiger
saluran Oli Masuk setelah di dinginkan di tabung

 OIL COOLER motor Honda CB, GL, Tiger
Lubang oli yang di buat harus tembus dan menuju noken as

 OIL COOLER motor Honda CB, GL, Tiger
beri lubang dan beri drat / ulir baut sebesar 8 MM untuk saluran oli masuk

yang saya buat di atas tabung pendingin di buat dari bekas Cooler Processor Komputer yang saya modifikasi / berhubung gak punya duit untuk beli tabung oil cooler satria FU :D dan sayang barang barang  tidak terpakai dan lagi mumpung ada ide :D. Alhasil motor saya yang tadinya panas sekali sedikit terbantu lebih dengin, Maklum motor tiger nya udah semi korek :D.

Mohon maaf jika kata kata kurang jelas atau berbeda pendapat dengan anda, saya disini hanya berbagi pengalaman apa yang telah saya kerjakan.

MOTOR HONDA - PERKEMBANGAN MOTOR HONDA - HONDA CB

Honda merupakan perusahaan otomotif raksasa yang merajai pasar indonesia bahkan dunia terutama pada sepeda motor, namun tahukah anda perkembangan sepeda motor honda terutama cikal bakal CB/Gl series / Tiger ?
Berikut ini saya mempunyai artikel tentang sejarah perkembangan motor honda CB series
A-type
Di bulan November 1947, Seichiro Honda mengembangkan motor berkekuatan 0,5 HP yang disebut “A-Type”. Motor ini menggunakan bahan bakar terpenting dan dikenal sebagai motor “Chimney”

B-type
Tahun 1948, Honda mengeluarkan motor dengan mesin berkapasitas 90cc modifikasi dari type A, yang dikenal sebagai “B-Type”, setelah pada tanggal 24 September ia secara resmi mendirikan pabrikan Honda bersama dengan Takeo Fujikawa yang sangat mendukung dari sisi finansial. Bersama-sama mereka mendirikan imperium Honda.

Spoiler for D-type
Tahun 1949, Honda mengeluarkan motor “D-Type”. Motor ini sudah berwujud sebuah motor, bukan hanya mesin yang ditempelkan ke rangka sepeda. Nama “D-Type” juga berarti “dream” karena jenis ini merupakan impiannya memproduksi motor Honda komersial pertama hasil kreasinya sendiri, sekaligus penjualannya bisa menembus Inggris yang saat itu penuh dengan pabrikan motor. Keberhasilan tersebut tidak membuat Honda berhenti berkarya tetapi justru semakin memproduksi motor yang lebih baik dan semakin canggih

E-type
Selanjutnya Honda mengeluarkan engine 146cc, OHV, 4 stroke yang dikenal sebagai “E-Type”. Engine ini dapat mengeluarkan power 5.5HP dan dapat digeber sampai kecepatan 80 km/jam. Tipe ini diproduksi dan bisa mencapai 130 unit sehari.

F-type
Tahun 1952, Honda mengeluarkan motor “Cub” pertamanya dengan engine “F-Type”, 50cc, 2 tak, dan produksinya mencapai 6500 unit sebulan atau hampir menguasai 70% market share motor di Jepang.

Benly
Tahun 1953, Honda memproduksi motor 90cc, 4 tak yang dikenal sebagai “Benly” atau yang berarti nyaman. Motor ini mempunyai 3 speed gearbox dan bisa laku terjual sebanyak 1000 unit sebulan.

Scooter juno
Tahun 1954, Honda mengeluarkan Skuter Juno yang diadaptasi dari Vespa yang sedang dibikin di Jepang. Skuter ini berbentuk dasar Vespa tetapi diberi tambahan modifikasi seperti tameng depan yang lebih menarik, kaca penahan angin, dan sedikit kaca pelindung hujan di atasnya. Selain itu, tutup mesin kanan dan kiri tidak dapat dibuka layaknya Vespa biasa, tetapi harus dibuka keseluruhan body ke belakang layaknya sebuah kap mobil.

C 70 Twin
Tahun 1957, Honda mengeluarkan untuk pertama kalinya motor twin 250cc OHC, 4 tak yang diberi nama C70 dan termasuk canggih di masanya. Variannya pun muncul seperti C71 yang telah menerapkan starter elektrik pada mesin kapasitas 250cc.

C100 Super Cub
Juni 1958 merupakan era keemasan Honda dengan dikeluarkannya C100 Super Cub yang disebut-sebut sebagai “the most successful motorcycles (motor paling sukses)”. Super Cub ini dikembangkan selama 3 tahun. Agar murah dan gampang dikendarai oleh siapapun, motor ini dibuat dengan spesifikasi sangat sederhana yaitu kapasitas 50cc, OHC, 4 tak, dan kopling sentrifugal dengan 3 transmisi kecepatan. Motor ini sangat mudah dikendarai bahkan bagi pemula sekalipun.
Bentuk ini yang dikenal sebagai motor jenis bebek saat ini. Wanita pun mudah mengendarainya karena tidak perlu terhambat untuk melangkah oleh bentuk konvensional motor yang ada tanki bensin. Perlu diketahui bahwa teknologi motor masa itu umumnya masih berbentuk “motor laki-laki” (dengan tanki di depan) sehingga kaum wanita yang berkeinginan menaiki sepeda motor harus melangkah mengikuti bentuk tersebut yang kurang nyaman bagi budaya Asia terutama bangsa Jepang. Dalam beberapa poster sepeda motor Inggris yang saat itu menjadi trend setter terlihat segmen pasar kaum wanita masih diraih dengan menawarkan motor berkapasitas rendah sekitar 125cc dan berbentuk relatif kecil, tetapi masih berbentuk motor laki-laki. Kehadiran Super Cub yang disambut antusias oleh berbagai golongan kemudian muncul dalam beragam versi, ada yang 50cc, 70cc dan 90cc.

Tahun 1959, Honda mulai mengekspor dan memasuki pasar Amerika Serikat.

Tahun 1963, Honda membuka pabrik pertama mereka di luar negeri, yaitu di Belgia. Sejak saat itu, Honda mengikuti sebuah aturan dasar untuk membangun produk dekat dengan pelanggan. Data pada akhir Desember 2005 menunjukkan bahwa motor Honda telah diproduksi sebanyak 150 juta unit. Jumlah tersebut merupakan angka yang sangat fantastis untuk sebuah merk motor dan terutama disumbangkan dalam jumlah terbesar oleh pasar Asia yang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi utama.

S 90 
Tahun 1964-1969, Honda mengeluarkan S90 “Super 90″ dengan 4 warna : putih, hitam, biru candy, dan merah (awalnya merah scarlet kemudian menjadi merah candy). Sebelum 1968 mempunyai fender/ spakbor bercat silver tapi setelah 1968 menjadi krom. Sebelum 1968 berwarna non-metalik tapi setelah Maret 1968 berwarna candy. Mesinnya single silinder 89cc dengan kopling manual 4 kecepatan. Ada yang mengatakan bahwa tipe ini pertama kali masuk Indonesia diimpor dari Jepang dalam bentuk semi knock-down pada tahun 1970.

CB 750
Tahun 1969, Honda mengeluarkan CB 750 yang bukan hanya menjadi motor Superbike Modern Pertama, tetapi berkat teknologi mesinnya juga menjadi ketok palu vonis mati bagi industri sepeda motor Inggris yang saat itu mendominasi.Di Indonesia, salah satu jenis honda lawas yang paling diburu adalah jenis CB.

CB 100
Honda CB kali pertama masuk ke Indonesia di tahun 1971 dengan kode Honda CB 100 K1. Disamping CB 100 diproduksi pula tipe dengan kapasitas yang lebih besar yaitu 125 cc, 175 cc, dan 200 cc. Ketiganya tersedia dalam silinder ganda pula. Namun di Indonesia CB100 lebih populer dikarenakan harganya yang lebih murah dan perawatannya mudah. Dalam kurun waktu satu dasa warsa (1971-1981) jumlah total penjualan Honda CB di tanah air mencapai 600 ribu unit.

sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/51b97a3338cb17e20c000002/sejarah-perkembangan-motor-honda